Zakat Tanda Kehidupan ...

Posted by khadimat sekolah Jumat, Januari 20, 2012 0 komentar
ANTARA tanda adanya kehidupan alam semesta adalah adanya aliran atau sesuatu yang mengalir, Allah SWT berfirman, “Dan Kami turunkan air hujan dari langit lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuhan.” (QS 31:10).
Di surga pun terdapat sungai-sungai yang mengalir, “Bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya.” (QS 18:31).
Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang mengalir.” (QS 55:50).
Kalau memperhatikan tubuh kita, maka terdapat aliran darah yang mengandung oksigen yang dipompa oleh jantung. Jika aliran tersumbat, maka akan menyebabkan fungsi tubuh tidak normal.
Apalagi jika sumber utama pemompa darah berupa jantung berhenti, maka aliran darah terhenti dan tubuh pun tidak bisa bergerak lagi alias mati.
Alat elektronik baik televisi, radio, telepon, dan lainnya bisa berjalan sesuai fungsinya karena ada aliran. Jika tidak ada aliran, maka alat-alat tersebut tidak berfungsi apa-apa.
Dengan demikian maka adanya kehidupan ditandai dengan aliran. Karena itu upaya menghidupkan sesuatu, misalnya perekonomian, harus ditandai dengan adanya upaya mengalirkan sesuatu (yang terkait dengan perekonomian). Sistem ekonomi Islam telah meletakkan prinsip aliran ekonomi yang adil melalui zakat.
Zakat bukan hanya berfungsi mengalirkan kekayaan agar tidak menumpuk pada golongan tertentu saja (funding to distribute) sebagai aspek sosial, tapi juga berfungsi sebagai pengendalian atau kontrol (effort to following).
Diwajibkannya zakat sebagai pengendalian harta merupakan pengendalian sifat manusia, di mana sifat manusia diberikan rasa Indah kepada harta.
Dijadikan Indah pada pandangan manusia kecintaan pada apa-apa yang diingini yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, ternak dan sawah ladang.” (QS 3:14).
Cinta pada perempuan dikendalikan dengan nikah, cinta pada anak dikendalikan oleh suatu prinsip bahwa anak adalah amanah, dan cinta pada harta dikendalikan oleh zakat.
Dengan demikian, zakat lebih merupakan sebuah upaya pengendalian harta masyarakat agar mengalir (tidak menumpuk) menuju aktivitas investasi.
Bila di suatu masyarakat telah terbangun budaya zakat, maka di sana terdapat kehidupan. Sebab zakat menyebabkan perekonomian lebih bergairah. Coba perhatikan pada Ramadan di mana mayoritas kaum muslimin membayar zakat (baik zakat maal maupun zakat firah), terlihat sekali kegairahan ekonomi.
Para produsen diuntungkan dengan suasana Ramadan, bukan hanya para produsen Muslim saja, namun juga non-Muslim sama-sama diuntungkan. Jadi ketika uang dan kekayaan berputar cepat di masyarakat, maka roda ekonomi semakin bergairah.
Sebaliknya ketika harta hanya bertumpuk di golongan tertentu saja, baik karena tidak adanya kewajiban membayar zakat atau adanya sistem riba dan ihtikar (penimbunan), maka roda perekenomian semakin lesu. Bila aliran kekayaan ini tersumbat, maka yang terjadi adalah petaka.
Inflasi melambung naik, daya beli masyarakat lemah dan ujungnya timbul kecemburuan kaum miskin terhadap golongan orang kaya dan penguasa yang berbuntut kerusuhan. Bagai air bah yang terbendung tinggi dan menghancurkan tanggul dan bendungan.
Karena itu, Ibnu Kholdun dalam muqoddimahnya menyamakan harta kekayaan seperti air. Jika air mengalir dengan lancar maka akan tampak indah, bersih, jernih, dan memberikan manfaat banyak pada masyarakat yang dialiri air tersebut.
Sebaliknya, bila air itu diam dan tidak mengalir, maka air akan tergenang, mengendap hitam dan mengeluarkan bau yang tidak sedap serta menjadi sumber penyakit. Agar harta tidak menimbulkan dampak negatif, maka alirkanlah harta itu melalui zakat.
(Tim Rumah Zakat)
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Zakat Tanda Kehidupan ...
Ditulis oleh khadimat sekolah
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://laztpualmumtazsambas.blogspot.com/2012/01/zakat-tanda-kehidupan.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Tutorial SEO dan Blog support Online Shop Tas Wanita - Original design by Bamz | Copyright of LAZ TPU AL MUMTAZ.